...............
aku ingin bercinta dengan sederhana
hanya aku dan kau saja!
Wednesday, June 22, 2011
Tuesday, June 07, 2011
.......................
*
bulir air matamu pecah
saat melewati pipimu yang kemerahan
dan senyummu memeluk tiap tetesannya
*
bola mata ini telah kupandang ribuan kali
tapi masih saja penuh misteri
"bagaimana saya bisa mengerti dunia maha luas ini jika tatapanmu saja saya tak pahami?"
bulir air matamu pecah
saat melewati pipimu yang kemerahan
dan senyummu memeluk tiap tetesannya
*
bola mata ini telah kupandang ribuan kali
tapi masih saja penuh misteri
"bagaimana saya bisa mengerti dunia maha luas ini jika tatapanmu saja saya tak pahami?"
Tuesday, February 22, 2011
merindukanmu saat ku tak menginginkanmu
tempat ini serupa jelaga
waktu telah lama pergi
hanya ada aku dan ruang kosong
hingga jarak bermil-mil jauhnya
saat pandangan pupus dalam kenangan
kau memintal suteramu sendiri
dan aku masih dengan baju yang dulu; sepi
saat ini tatapanku lurus ke arahmu
tapi kau tahu; tidak benar-benar lurus
jangkauan terjauh adalah kesia2an
maka begini saja; kita duduk dan pejamkan mata
kaukah itu yang memiliki senyuman belati?
adakah bola matamu masih setajam dulu; saat menikamku?
suara yang selalu ingin kudengar
langkah yang selalu ingin kuikuti
sekarang bukalah matamu;
ada jejak mungil sedang mengikutimu
waktu telah lama pergi
hanya ada aku dan ruang kosong
hingga jarak bermil-mil jauhnya
saat pandangan pupus dalam kenangan
kau memintal suteramu sendiri
dan aku masih dengan baju yang dulu; sepi
saat ini tatapanku lurus ke arahmu
tapi kau tahu; tidak benar-benar lurus
jangkauan terjauh adalah kesia2an
maka begini saja; kita duduk dan pejamkan mata
kaukah itu yang memiliki senyuman belati?
adakah bola matamu masih setajam dulu; saat menikamku?
suara yang selalu ingin kudengar
langkah yang selalu ingin kuikuti
sekarang bukalah matamu;
ada jejak mungil sedang mengikutimu
Saturday, February 19, 2011
Siklus Hidup (1)
Jika kita mau sederhanakan hidup ini maka kitahanya akan menjumpai 2 hal yang saling berlawanan sekaligus saling melengkapisatu sama lain. Kedua kutub itu kita kenal sebagai siang dan malam, baik danburuk, benar dan salah, hitam dan putih, awal dan akhir dan sebagainya. Walaupundiantaranya kita akan menjumpai warna2 dan sisi2 yang lain yang berguna untukmengenali dengan lebih baik kedua kutub tersebut.
Ada pagi, tengah hari, sore, senja, tengah malamdan fajar diantara siang dan malam. Ada banyak sekali warna diantara warnahitam dan putih yang akan memperkaya penglihatan kita dan membuatnya menjadilebih indah.
Diantara kutub2 itu, sangat menarik untuk mengamatifenomena siang dan malam.
Semua kehidupan di bumi ini hidup diantara keduanyakarena planet yang kita duduki ini berporos pada matahari sebagai sumbercahaya. Pada saat intensitas cahaya tinggi kita sebut siang dan nampak jelasbola matahari yang besar itu memandangi kita seharian lalu ketika dia tenggelam-tepatnya kita meninggalkannya di sebelah timur- kita tidak melihatnya lagi.Malampun datang dan kita menjumpai bulan yang bisa kita lihat dengan terangpada waktu2 tertentu. Cahaya bulan yang lebih redup tapi indah itu juga adalahpantulan cahaya matahari -sang pemberi cahaya. Pada malam hari kita juga bisa melihat begitu banyak bintang kecil yang berkilauan. Sewaktu kecil kitamengira bintang2 itu benar-benar kecil tapi ternyata mereka kelihatan kecilkarena jaraknya yang begitu jauh. Kita butuh jutaan tahun perjalanan cahayauntuk sampai kesana. Whats? Dan adamilyaran bintang yang jaraknya sangat berjauhan satu dengan yang lain.Kebayang, betapa luasnya angkasa raya ini dan kita hidup hanya pada sebuahtitik bola bumi. Dan menurut para ahli, angkasa raya ini semakin membesar danmeluas. Wow..!
Kembali ke pokok siang dan malam.
Biasanya kita memulai hidup pada hitungan hari yangbaru untuk melewati keduanya pada pagi hari. Saat dimana sebentar lagi putaranbumi akan menghadapkan kita pada cahaya matahari untuk menyinari separuh bumiyang disebut siang itu. Kita akan menyambut pagi atau mungkin sebaliknya pagimenyambut kita lagi karena kita barusan saja terbangun dari tidur yang panjang.Waktu tidur yang panjang itu adalah waktu yang dibutuhkan untukmengistirahatkan tubuh dan menyiapkan energi baru untuk memulaiaktifitas.
Sebagai seorang muslim sangat dianjurkan agar memulai aktfitas baru pada saat fajar. Saat menjelang azan subuh. Pada 1/3malam terakhir. Katanya waktu itu adalah waktu yang paling baik untuk sholatdan berdo'a. Saat2 ijabah. Saat ibadah dan do'a2 mudah dikabulkan. Pada periode itu memang waktu yang paling hening. Senyap. Dan kita bisa memilihapakah kita akan diam tertidur dalam buaian mimpi yang indah atau tafakkurdengan untaian percakapan spiritual dan bentangan harapan yang menggugah.
Jika kita terbangun pada saat itu dan kita tidakdalam keadaan mengantuk maka sangat baik untuk melatih otak berpikir denganbelajar atau melakukan perenungan kecil2an. Menghayal juga asyik karenapenerawangan kita lebih jernih tentang masa lalu dan lompatan ke masa depan lebih inspiratif. Konon jika kita masih tidurpun pada waktu ini dankita bermimpi maka mimpi kita akan bermakna. Mimpi yang bercerita tentang masadepan kita. Tentunya kabar buruk jika kita hanya melewati waktu yang baik inihanya untuk tidur.
Jika kita bangun lebih pagi maka dengan sendirinyahidup akan lebih produktif. Tidak ada orang yang bangun pagi2 hanya untukbergosip. Bisa anda lihat, orang2 yang bangun pagi akan selalu melakukankegiatan2 yang sehat dan produktif. Ada yang memang pekerjaannya butuh bangunpagi, seperti tukang jagal, pedagang, tukang sapu, dll. tapi ada yang bangunpagi untuk sekedar membersihkan rumah, jalan2 dan olahraga lainnya, belajaratau mempersiapkan diri untuk menghadapi pekerjaan kantor yang baru. Bisadibayangkan jika kita bangun 3 jam lebih awal dibanding yang lain maka kitatelah berada 3 jam di depan dan bisa dihitung jika hal ini terjadi setiap hari.(bersambung)
Ada pagi, tengah hari, sore, senja, tengah malamdan fajar diantara siang dan malam. Ada banyak sekali warna diantara warnahitam dan putih yang akan memperkaya penglihatan kita dan membuatnya menjadilebih indah.
Diantara kutub2 itu, sangat menarik untuk mengamatifenomena siang dan malam.
Semua kehidupan di bumi ini hidup diantara keduanyakarena planet yang kita duduki ini berporos pada matahari sebagai sumbercahaya. Pada saat intensitas cahaya tinggi kita sebut siang dan nampak jelasbola matahari yang besar itu memandangi kita seharian lalu ketika dia tenggelam-tepatnya kita meninggalkannya di sebelah timur- kita tidak melihatnya lagi.Malampun datang dan kita menjumpai bulan yang bisa kita lihat dengan terangpada waktu2 tertentu. Cahaya bulan yang lebih redup tapi indah itu juga adalahpantulan cahaya matahari -sang pemberi cahaya. Pada malam hari kita juga bisa melihat begitu banyak bintang kecil yang berkilauan. Sewaktu kecil kitamengira bintang2 itu benar-benar kecil tapi ternyata mereka kelihatan kecilkarena jaraknya yang begitu jauh. Kita butuh jutaan tahun perjalanan cahayauntuk sampai kesana. Whats? Dan adamilyaran bintang yang jaraknya sangat berjauhan satu dengan yang lain.Kebayang, betapa luasnya angkasa raya ini dan kita hidup hanya pada sebuahtitik bola bumi. Dan menurut para ahli, angkasa raya ini semakin membesar danmeluas. Wow..!
Kembali ke pokok siang dan malam.
Biasanya kita memulai hidup pada hitungan hari yangbaru untuk melewati keduanya pada pagi hari. Saat dimana sebentar lagi putaranbumi akan menghadapkan kita pada cahaya matahari untuk menyinari separuh bumiyang disebut siang itu. Kita akan menyambut pagi atau mungkin sebaliknya pagimenyambut kita lagi karena kita barusan saja terbangun dari tidur yang panjang.Waktu tidur yang panjang itu adalah waktu yang dibutuhkan untukmengistirahatkan tubuh dan menyiapkan energi baru untuk memulaiaktifitas.
Sebagai seorang muslim sangat dianjurkan agar memulai aktfitas baru pada saat fajar. Saat menjelang azan subuh. Pada 1/3malam terakhir. Katanya waktu itu adalah waktu yang paling baik untuk sholatdan berdo'a. Saat2 ijabah. Saat ibadah dan do'a2 mudah dikabulkan. Pada periode itu memang waktu yang paling hening. Senyap. Dan kita bisa memilihapakah kita akan diam tertidur dalam buaian mimpi yang indah atau tafakkurdengan untaian percakapan spiritual dan bentangan harapan yang menggugah.
Jika kita terbangun pada saat itu dan kita tidakdalam keadaan mengantuk maka sangat baik untuk melatih otak berpikir denganbelajar atau melakukan perenungan kecil2an. Menghayal juga asyik karenapenerawangan kita lebih jernih tentang masa lalu dan lompatan ke masa depan lebih inspiratif. Konon jika kita masih tidurpun pada waktu ini dankita bermimpi maka mimpi kita akan bermakna. Mimpi yang bercerita tentang masadepan kita. Tentunya kabar buruk jika kita hanya melewati waktu yang baik inihanya untuk tidur.
Jika kita bangun lebih pagi maka dengan sendirinyahidup akan lebih produktif. Tidak ada orang yang bangun pagi2 hanya untukbergosip. Bisa anda lihat, orang2 yang bangun pagi akan selalu melakukankegiatan2 yang sehat dan produktif. Ada yang memang pekerjaannya butuh bangunpagi, seperti tukang jagal, pedagang, tukang sapu, dll. tapi ada yang bangunpagi untuk sekedar membersihkan rumah, jalan2 dan olahraga lainnya, belajaratau mempersiapkan diri untuk menghadapi pekerjaan kantor yang baru. Bisadibayangkan jika kita bangun 3 jam lebih awal dibanding yang lain maka kitatelah berada 3 jam di depan dan bisa dihitung jika hal ini terjadi setiap hari.(bersambung)
Friday, February 04, 2011
Laki-laki yang mencari syurga
pukul 12 malam pada sebuah tikungan
sebongkah senyuman menyeringai mencemooh waktu yang telah usai
badan yang tak lagi berlendir
wangi yang tak lagi harum
dan tentu saja senyuman itu mendadak menakutkan
tidak semua orang bisa tersenyum jam 12 malam di sebuah tikungan yang remang-remang
hingga pagi menjelang senyuman itu telah pudar
tak ada satupun laron yang datang
karena mereka sudah tak melihat cahaya
bergumul, menjatuhkan sayapnya dan mati
waktu telah menyergap kita disini
membuat kita terus berubah
menghilangkan satu per satu kebanggaan kita
dari rambutmu, bibirmu, lehermu, payudaramu, perutmu hingga selangkanganmu
tiba-tiba telah menjadi mumi
pukul 12 malam dan kau masih saja tersenyum di tikungan itu
pulanglah..
simpan saja senyummu untuk esok pagi!
gerung, feb 2011
sebongkah senyuman menyeringai mencemooh waktu yang telah usai
badan yang tak lagi berlendir
wangi yang tak lagi harum
dan tentu saja senyuman itu mendadak menakutkan
tidak semua orang bisa tersenyum jam 12 malam di sebuah tikungan yang remang-remang
hingga pagi menjelang senyuman itu telah pudar
tak ada satupun laron yang datang
karena mereka sudah tak melihat cahaya
bergumul, menjatuhkan sayapnya dan mati
waktu telah menyergap kita disini
membuat kita terus berubah
menghilangkan satu per satu kebanggaan kita
dari rambutmu, bibirmu, lehermu, payudaramu, perutmu hingga selangkanganmu
tiba-tiba telah menjadi mumi
pukul 12 malam dan kau masih saja tersenyum di tikungan itu
pulanglah..
simpan saja senyummu untuk esok pagi!
gerung, feb 2011
Friday, January 21, 2011
puisi sore hari berpendar di lantai3
cahaya itu meredup terbawa kantuk ke ubun-ubun
sehingga tak jelas sudah kau siapa
datang dan berpulang dalam pigura
sekaligus tempat kita berkaca
memang kita disini sendirian saja
hingga sinar itu berubah jingga
kita masih disana
diantara sekian banyak warna dan kata
hingga kita tak sempat lagi saling menyapa
hingga kau tepat berada di depanku
lalu kita bertegur sapa dengan nama dan wajah yang benar2 berbeda
masih tak jelas kau siapa
hingga kau perkenalkan dirimu sebagai Ilah
tuhan baru dunia maya
sehingga tak jelas sudah kau siapa
datang dan berpulang dalam pigura
sekaligus tempat kita berkaca
memang kita disini sendirian saja
hingga sinar itu berubah jingga
kita masih disana
diantara sekian banyak warna dan kata
hingga kita tak sempat lagi saling menyapa
hingga kau tepat berada di depanku
lalu kita bertegur sapa dengan nama dan wajah yang benar2 berbeda
masih tak jelas kau siapa
hingga kau perkenalkan dirimu sebagai Ilah
tuhan baru dunia maya
Thursday, January 20, 2011
Sambil online mikirin gayus..
Gayus Tambunan, pria tambun asal batak ini sudah sangat terkenal. Namun sayang, keterkenalannya berbau pesing, beraroma tikus got kudisan yang terkena pes. Persis seperti saran teman saya dulu "kalo pengen terkenal kencingan aja tuh ka'bah atau air zam-zam". Gayus telah mengencingi kita semua. Dia mengencingi rasa keadilan karena pendapatannya sebagai pegawai Depkeu yang sudah tinggi, mengencingi sistem hukum kita, mengencingi aparat kepolisian, jaksa dan para politisi. Bahkan juga presiden kita barangkali juga merasa dikencingi dan dikentuti.
Gayus yang selalu mengumbar senyum dan lelucon itu rupanya sedikit sekali bahkan mungkin tidak punya rasa bersalah. Apakah ini bawaan orok atau dibentuk oleh budaya dan lingkungan kita atau karena dia menyaksikan sendiri dan telah bekerja sama dengan sekian banyak aparat pemerintah yang korup, dan amat sedikit yang tersentuh hukum? Yang pasti, saya selalu kesal melihat wajahnya dan mengingat sekian banyak orang yang berkelakuan sama dengannya. Atau mungkin juga saya, toh hal seperti ini kadang hanya persoalan kesempatan saja dan kita jadi dongkol karena punya kesempatan yang berbeda.
Banyak sekali orang yang bergaji pas2an seperti saya bahkan kurang -dari pas2an karena minus terus. Dan tentu lebih banyak lagi dari kalangan rakyat yang lebih jelata. Lebih jelata maksudnya yang pendidikannya kurang, pekerjaan abal2, penghasilan sekedar ada untuk membeli energi biar besok kembali bekerja. Mirip2 romusa. ADa lagi yang tidak punya pekerjaan sama sekali bahkan yang gajinya hanya untuk makan saja. Dan sudah tentu yang tidak bisa bekerja bakalan luntang-lantung sia2. Maka tak heran pengamen dan pengemis bertambah banyak.
Kita dongkol, masygul, seperti putus asa melihat situasi ini. Sumpah serapah jadi hal yang biasa kita ucapkan melihat adegan demi adegan yang sepertinya ingin melecehkan kita sebagai bangsa yang berhukum dan berdaulat. Banyak orang yang bisa kita harapkan akan bisa berbuat banyak untuk mengendalikan situasi karena toh sebenarnya hanyalah seorang Gayus; pegawai pajak golongan III-a. Masih dibawah saya. Mungkin cukup kepolisian saja akan musnah tuntas kiranya kiprah gayus ini. Tapi ternyata Gayus menyeret2 orang2 di korps bhayangkara ini bagaikan air bah, semacam longsor yang menggulung markas besar itu sehingga nyaris tidak bisa bersuara.
Masih ada satu lagi; Satgas Mafia Hukum dan Pajak bentuk presiden. Lembaga yang relatif baru dan sepertinya bersih. Walaupun tak cukup besar wewenang dan kapasitasnya tapi akan membuat sebagian masalah menjadi clear. Harapan presiden dan kita mungkin kira2 seperti itu. Tapi apa kemudian yang terjadi; prestasi Satgas hanya pernah memergoki Artalita Suryani mandi dan karaokean di kamar penjaranya yang full AC. Wuih, pokoknya dingin dan harum. Tidak ada sama sekali bau pesing penjara. Selebihnya, Satgas ini sekarang yang menjadi pokok persoalan karena saling tuding dengan gayus, dianggap merecoki, dianggap ganggu bini orang -yang lagi dipenjara lagi, tidak jelas hasil kerjanya, punya data tapi tidak melaporkannya ke kepolisian, bekerja sendiri dan banyak tahu tentang sepak terjang gayus tapi tidak dipublikasikan ke publik. Pokoknya tambah ribet, tambah kusut, tambah seru adegannya. Stasiun TV -yang sudah tak bisa lagi diharap netralitasnya- masing2 menyorot bagian2 yang menguntungkan kroni2nya. Satgas menjadi pemeran penting sinetron yang akan berepisode sangat panjang dan menjemukan. KIta akan muntah berkali-kali mengikutinya.
Jaksa adalah korps penuntut bagi yang bersalah. Tapi kira2 apa yang terjadi kalo yang akan menuntut orang dan mengajukannya ke meja hijau juga punya andil kesalahan terhadap orang itu? Apakah tidak konyol namanya kalo nanti ternyata tuntutan ini akan menjerat leher kita sendiri? Paling pas, memang lebih baik diam saja, pura2 tidak menemukan cukup bukti, mengulur2, menuntut dengan bukti yang lemah atau kalo terpaksa carikan saja kasus kecil biar jeratannya agak longgar dan sebagian besar dari kita selamat. Kalo toh ada bawahan yang harus terseret itu hal biasa; memang harus selalu ada kambing hitam.
KPK semenjak Antasari Azhar tersandung kasus pembunuhan Nasrudin tidak pernah lagi tampil garang. Dua orang pimpinan KPK yang mencoba terus tampil beringas malah hampir kena perangkap dan baru2 ini kasusnya deponering. KPK melempem dan kasus2 besar dan menggurita pun sangat sulit ditemukan kebenarannya. Maka yang paling lahap menjadikannya makanan empuk adalah para politisi yang tidak akan pernah benar kalo menyangkutpautkan antara urusan hukum dan politik. Karena hukum selalu mencari kebenaran, berpihak pada semua orang, sementara politik hanya mencari kekuasaan dan lebih banyak berpihak pada segelintir orang dan golongannya. Dapat ditebak akhirnya: tarik ulur, gertak sana-sini, tukar guling kasus. Menjijikkan sekali.
Lalu harapan utama kita memang pada akhirnya berpulang ke presiden. Mantan tentara yang ganteng dan pesolek ini tidak disangka2 sangat mumet jalannya pikirannya, berlika-liku dan cenderung peragu, tidak kelihatan tegas dan gentle sama sekali dan entah apa sebabnya. Saya sendiri tidak terlalu menyukai type ini karena masalah yang membutuhkan penanganan cepat akan tambah mbulet ruwet dan gak bakalan selesai-selesai. Jadi pupus harapan kita. Beliau lebih condong ke diplomasi dan politik. Maka selalu riuh setiap langkah2nya; anaknya yang ABG jadi sekjen, ada yang mau calonkan dia lagi jadi presiden satu episode lagi (emangnya negara ini dunia sinetron?), bu ani yang masuk nominasi calon presiden. Cuih... cukup sudah!
Gayus yang selalu mengumbar senyum dan lelucon itu rupanya sedikit sekali bahkan mungkin tidak punya rasa bersalah. Apakah ini bawaan orok atau dibentuk oleh budaya dan lingkungan kita atau karena dia menyaksikan sendiri dan telah bekerja sama dengan sekian banyak aparat pemerintah yang korup, dan amat sedikit yang tersentuh hukum? Yang pasti, saya selalu kesal melihat wajahnya dan mengingat sekian banyak orang yang berkelakuan sama dengannya. Atau mungkin juga saya, toh hal seperti ini kadang hanya persoalan kesempatan saja dan kita jadi dongkol karena punya kesempatan yang berbeda.
Banyak sekali orang yang bergaji pas2an seperti saya bahkan kurang -dari pas2an karena minus terus. Dan tentu lebih banyak lagi dari kalangan rakyat yang lebih jelata. Lebih jelata maksudnya yang pendidikannya kurang, pekerjaan abal2, penghasilan sekedar ada untuk membeli energi biar besok kembali bekerja. Mirip2 romusa. ADa lagi yang tidak punya pekerjaan sama sekali bahkan yang gajinya hanya untuk makan saja. Dan sudah tentu yang tidak bisa bekerja bakalan luntang-lantung sia2. Maka tak heran pengamen dan pengemis bertambah banyak.
Kita dongkol, masygul, seperti putus asa melihat situasi ini. Sumpah serapah jadi hal yang biasa kita ucapkan melihat adegan demi adegan yang sepertinya ingin melecehkan kita sebagai bangsa yang berhukum dan berdaulat. Banyak orang yang bisa kita harapkan akan bisa berbuat banyak untuk mengendalikan situasi karena toh sebenarnya hanyalah seorang Gayus; pegawai pajak golongan III-a. Masih dibawah saya. Mungkin cukup kepolisian saja akan musnah tuntas kiranya kiprah gayus ini. Tapi ternyata Gayus menyeret2 orang2 di korps bhayangkara ini bagaikan air bah, semacam longsor yang menggulung markas besar itu sehingga nyaris tidak bisa bersuara.
Masih ada satu lagi; Satgas Mafia Hukum dan Pajak bentuk presiden. Lembaga yang relatif baru dan sepertinya bersih. Walaupun tak cukup besar wewenang dan kapasitasnya tapi akan membuat sebagian masalah menjadi clear. Harapan presiden dan kita mungkin kira2 seperti itu. Tapi apa kemudian yang terjadi; prestasi Satgas hanya pernah memergoki Artalita Suryani mandi dan karaokean di kamar penjaranya yang full AC. Wuih, pokoknya dingin dan harum. Tidak ada sama sekali bau pesing penjara. Selebihnya, Satgas ini sekarang yang menjadi pokok persoalan karena saling tuding dengan gayus, dianggap merecoki, dianggap ganggu bini orang -yang lagi dipenjara lagi, tidak jelas hasil kerjanya, punya data tapi tidak melaporkannya ke kepolisian, bekerja sendiri dan banyak tahu tentang sepak terjang gayus tapi tidak dipublikasikan ke publik. Pokoknya tambah ribet, tambah kusut, tambah seru adegannya. Stasiun TV -yang sudah tak bisa lagi diharap netralitasnya- masing2 menyorot bagian2 yang menguntungkan kroni2nya. Satgas menjadi pemeran penting sinetron yang akan berepisode sangat panjang dan menjemukan. KIta akan muntah berkali-kali mengikutinya.
Jaksa adalah korps penuntut bagi yang bersalah. Tapi kira2 apa yang terjadi kalo yang akan menuntut orang dan mengajukannya ke meja hijau juga punya andil kesalahan terhadap orang itu? Apakah tidak konyol namanya kalo nanti ternyata tuntutan ini akan menjerat leher kita sendiri? Paling pas, memang lebih baik diam saja, pura2 tidak menemukan cukup bukti, mengulur2, menuntut dengan bukti yang lemah atau kalo terpaksa carikan saja kasus kecil biar jeratannya agak longgar dan sebagian besar dari kita selamat. Kalo toh ada bawahan yang harus terseret itu hal biasa; memang harus selalu ada kambing hitam.
KPK semenjak Antasari Azhar tersandung kasus pembunuhan Nasrudin tidak pernah lagi tampil garang. Dua orang pimpinan KPK yang mencoba terus tampil beringas malah hampir kena perangkap dan baru2 ini kasusnya deponering. KPK melempem dan kasus2 besar dan menggurita pun sangat sulit ditemukan kebenarannya. Maka yang paling lahap menjadikannya makanan empuk adalah para politisi yang tidak akan pernah benar kalo menyangkutpautkan antara urusan hukum dan politik. Karena hukum selalu mencari kebenaran, berpihak pada semua orang, sementara politik hanya mencari kekuasaan dan lebih banyak berpihak pada segelintir orang dan golongannya. Dapat ditebak akhirnya: tarik ulur, gertak sana-sini, tukar guling kasus. Menjijikkan sekali.
Lalu harapan utama kita memang pada akhirnya berpulang ke presiden. Mantan tentara yang ganteng dan pesolek ini tidak disangka2 sangat mumet jalannya pikirannya, berlika-liku dan cenderung peragu, tidak kelihatan tegas dan gentle sama sekali dan entah apa sebabnya. Saya sendiri tidak terlalu menyukai type ini karena masalah yang membutuhkan penanganan cepat akan tambah mbulet ruwet dan gak bakalan selesai-selesai. Jadi pupus harapan kita. Beliau lebih condong ke diplomasi dan politik. Maka selalu riuh setiap langkah2nya; anaknya yang ABG jadi sekjen, ada yang mau calonkan dia lagi jadi presiden satu episode lagi (emangnya negara ini dunia sinetron?), bu ani yang masuk nominasi calon presiden. Cuih... cukup sudah!
Wednesday, January 19, 2011
Pelatihan internet ala proyek SCBD
Ternyata hari gene masih berlaku juga pelatihan dasar2 komputer dan pengenalan internetan. Tapi tidak sia2 juga karena panitia masih bisa menjaring 2-3 orang yang masih gagap browsing di google. Sisanya kelapayan sendiri mencari situs2 selera masing2. Si instruktur juga rupanya sangat mengerti kondisi sehingga tidak apa-apa juga saat materinya tidak ada yang mendengarkan. Diam2 dia pasti berterima kasih karena tidak usah repot2 ngajari anak diklatnya satu persatu dan dia hanya duduk anteng sambil browsing "cara membesarkan alat kelamin" dari komputer di tempat duduknya. Dia menjuluki kita si "autis' karena peserta sudah tak peduli. hehe
Sebetulnya saya sudah menolak mengikuti diklat semacam ini tapi karena bos sedikit maksa maka saya pilih enaknya saja; lumayan enam hari tidak ke kantor yang jaraknya lumayan jauh. Siapa yang gak suka disuruh online satu minggu, makan gratis, dapat uang saku plus bisa cuci mata dan muka lihat2 cewek2 seger yang kulah disini. sempat kepikiran juga; gimana kalo saya coba2 kuliah saja disini? haha..
Pesertanya lumayan canggih. Hampir semua langsung membuka halaman fesbuk begitu lab komputer dinyatakan dibuka untuk pelatihan. Instruktur memberi beberapa instruksi tentang data2 yang mesti dicari, tapi toh bsa sambilan. jadi kita ramai2 chating, fesbukan dan bahkan ada yang nakal mencoba membuka situs yang aneh2 tapi ternyata sudah diblokir sama server. Nampaknya, Direktur Lembaga ini berhaluan sama dengan pak Tifatul, mengharamkan hal2 yang berbau selangkangan. Saya sekilas melihat dia memang jenggotan -seperti saya- tapi dia punya tanda hitam di jidatnya -sedang saya punya tanda itu di bokong.
Suasana ruangan cukup nyaman. Ada AC, air minum botol aqua selalu ada, panitianya selalu nunggu di depan sambil senyum2. Tapi sayang tempat labnya di lantai tiga, jadi lutut yang sudah gak terlalu kuat ini berderik saat saya turun naik untuk pergi ke tolet di lantai 1.
Mengenai lembaga ini, saya melihat ada poster besar yang membanggakan dirinya -mungkin bagian dari marketing- bahwa sebagian besar alumninya telah bekerja. Saya pikir benar juga karena orang yang kuliah disini memang sebagian besar orang (tepatnya cewek) kantoran. Jadi mungkin agak omong kosong juga. Bahwa mahasiswinya banyak yang cantik dan seksi itu benar. hehe..
Entah tujuan pelatihan tercapai atau tidak itu bukan urusan saya. Tapi sepertinya tidaklah terlalu sulit karena hanya pelajaran dasar2 saja untuk kalangan awam seperti kita dan lagian biasanya minat dan hasrat ingin tahunya sangat besar. Anak2 muda ini -meski banyak yang sudah bapak2 dan ibu2- tidak akan bergeming dari tempat duduknya begitu tahu bahwa komputer di depannya tersambung ke internet dan bisa membawanya kemanaj saja dia mau, bisa memberikan informasi apa saja yang dia inginkan. Pak instruktur bilang "kita bisa melihat dan memesan ayam taliwang lewat internet" maka tambah penasaranlah mereka. Keingintahuan kita terhadap dunia maya ini memang sangat besar. Kita melihatnya sebagai dunia yang berbeda dan kita bisa berada di sana dengan pribadi yang berbeda. Facebook, twitter, koprol dan banyak situs sosial lainnya telah mengantarkan kita pada level pergaulan yang berbeda. Mengajak kita bernostalgia bersama teman lama kita sekaligus membuat pertemanan baru dan komunitas baru dan orang2 yang entah ada dimana. fasilitas chattingnya memungkinkan kita bergaul dan berkomnukasi dengan semua orang dengan berbagai latar belakang sosial ekonomi yang berbeda. Jika seseorang tidak bisa kita sentuh dan sapa di dunia nyata maka internet akan membuatnya mungkin.
Penggunaan internet ini pada akhirnya beragam sesuai dengan kebutuhan masing2 orang. Ada orang yang sekedar ingin eksis bergabung di facebook atau membuat blog mini untuk mencurahkan pemikiran dan perasaannya. Dn banyak sekali orang juga yang memanfaatkan internet untuk mencari uang, mengeruk keuntungan dengan berbagai cara. Ada menjual barang dan bahkan jual diri, ikut multilevel marketing yang ribuan banyaknya, mencari uang dengan menulis di blog atau membuat web sendiri, ikut media iklan dan sebagainya. Darari sekian itu tentu banyak sekali yang disalahgunakan untuk melakukan penipuan, pemerasan, penculikan, meretas identitas dan kartu orang lain dan banyak lagi sehingga meski juga harus sangat berhati2.
Pada akhirnya akan berpulang pada manusianya selaku brainwaire-nya, selaku usernya. Maka harus menjadi pengguna yang rasional sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar2nya.
Sebetulnya saya sudah menolak mengikuti diklat semacam ini tapi karena bos sedikit maksa maka saya pilih enaknya saja; lumayan enam hari tidak ke kantor yang jaraknya lumayan jauh. Siapa yang gak suka disuruh online satu minggu, makan gratis, dapat uang saku plus bisa cuci mata dan muka lihat2 cewek2 seger yang kulah disini. sempat kepikiran juga; gimana kalo saya coba2 kuliah saja disini? haha..
Pesertanya lumayan canggih. Hampir semua langsung membuka halaman fesbuk begitu lab komputer dinyatakan dibuka untuk pelatihan. Instruktur memberi beberapa instruksi tentang data2 yang mesti dicari, tapi toh bsa sambilan. jadi kita ramai2 chating, fesbukan dan bahkan ada yang nakal mencoba membuka situs yang aneh2 tapi ternyata sudah diblokir sama server. Nampaknya, Direktur Lembaga ini berhaluan sama dengan pak Tifatul, mengharamkan hal2 yang berbau selangkangan. Saya sekilas melihat dia memang jenggotan -seperti saya- tapi dia punya tanda hitam di jidatnya -sedang saya punya tanda itu di bokong.
Suasana ruangan cukup nyaman. Ada AC, air minum botol aqua selalu ada, panitianya selalu nunggu di depan sambil senyum2. Tapi sayang tempat labnya di lantai tiga, jadi lutut yang sudah gak terlalu kuat ini berderik saat saya turun naik untuk pergi ke tolet di lantai 1.
Mengenai lembaga ini, saya melihat ada poster besar yang membanggakan dirinya -mungkin bagian dari marketing- bahwa sebagian besar alumninya telah bekerja. Saya pikir benar juga karena orang yang kuliah disini memang sebagian besar orang (tepatnya cewek) kantoran. Jadi mungkin agak omong kosong juga. Bahwa mahasiswinya banyak yang cantik dan seksi itu benar. hehe..
Entah tujuan pelatihan tercapai atau tidak itu bukan urusan saya. Tapi sepertinya tidaklah terlalu sulit karena hanya pelajaran dasar2 saja untuk kalangan awam seperti kita dan lagian biasanya minat dan hasrat ingin tahunya sangat besar. Anak2 muda ini -meski banyak yang sudah bapak2 dan ibu2- tidak akan bergeming dari tempat duduknya begitu tahu bahwa komputer di depannya tersambung ke internet dan bisa membawanya kemanaj saja dia mau, bisa memberikan informasi apa saja yang dia inginkan. Pak instruktur bilang "kita bisa melihat dan memesan ayam taliwang lewat internet" maka tambah penasaranlah mereka. Keingintahuan kita terhadap dunia maya ini memang sangat besar. Kita melihatnya sebagai dunia yang berbeda dan kita bisa berada di sana dengan pribadi yang berbeda. Facebook, twitter, koprol dan banyak situs sosial lainnya telah mengantarkan kita pada level pergaulan yang berbeda. Mengajak kita bernostalgia bersama teman lama kita sekaligus membuat pertemanan baru dan komunitas baru dan orang2 yang entah ada dimana. fasilitas chattingnya memungkinkan kita bergaul dan berkomnukasi dengan semua orang dengan berbagai latar belakang sosial ekonomi yang berbeda. Jika seseorang tidak bisa kita sentuh dan sapa di dunia nyata maka internet akan membuatnya mungkin.
Penggunaan internet ini pada akhirnya beragam sesuai dengan kebutuhan masing2 orang. Ada orang yang sekedar ingin eksis bergabung di facebook atau membuat blog mini untuk mencurahkan pemikiran dan perasaannya. Dn banyak sekali orang juga yang memanfaatkan internet untuk mencari uang, mengeruk keuntungan dengan berbagai cara. Ada menjual barang dan bahkan jual diri, ikut multilevel marketing yang ribuan banyaknya, mencari uang dengan menulis di blog atau membuat web sendiri, ikut media iklan dan sebagainya. Darari sekian itu tentu banyak sekali yang disalahgunakan untuk melakukan penipuan, pemerasan, penculikan, meretas identitas dan kartu orang lain dan banyak lagi sehingga meski juga harus sangat berhati2.
Pada akhirnya akan berpulang pada manusianya selaku brainwaire-nya, selaku usernya. Maka harus menjadi pengguna yang rasional sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar2nya.
Friday, January 07, 2011
tempat yang sunyi..
Tempat ini serupa bola pijar
terang dan dikelilingi laron-laron
berbinar dan tersenyum sepanjang malam
kupu-kupu beterbangan mengelilingi pepohonan
bergerak genit dan lincah memainkan sayapnya
warna-warni yang sempurna
yang sebagiannya mendekam dalam kotak kaca
Tempat ini serupa goa besar yang dalam
lembab dan gelap tempat persembunyian hewan-hewan liar
ada jutaan kalong dengan bau kotorannya yang busuk
ular yang sedang menunggu mangsanya
binatang-binatang lemah yang tersesat
Tempat ini serupa aku
yang diam dalam kubangan lamunanku sendiri
pikiran yang menari-nari dalam sunyi
yang masygul dalam tanya berulang-ulang
untuk apa kita ada disini?
Apapun jawabannya
selalu ada waktu yang membatasi
dan sepertinya semakin singkat saja
kita harus segera bergegas
pergi.
terang dan dikelilingi laron-laron
berbinar dan tersenyum sepanjang malam
kupu-kupu beterbangan mengelilingi pepohonan
bergerak genit dan lincah memainkan sayapnya
warna-warni yang sempurna
yang sebagiannya mendekam dalam kotak kaca
Tempat ini serupa goa besar yang dalam
lembab dan gelap tempat persembunyian hewan-hewan liar
ada jutaan kalong dengan bau kotorannya yang busuk
ular yang sedang menunggu mangsanya
binatang-binatang lemah yang tersesat
Tempat ini serupa aku
yang diam dalam kubangan lamunanku sendiri
pikiran yang menari-nari dalam sunyi
yang masygul dalam tanya berulang-ulang
untuk apa kita ada disini?
Apapun jawabannya
selalu ada waktu yang membatasi
dan sepertinya semakin singkat saja
kita harus segera bergegas
pergi.
Labels:
dunia malam,
gelisah,
puisi,
renungan,
sedih
Wednesday, January 05, 2011
saya benar-benar sedang bergairah..
ia bagai angin
mengendusmu kapan saja
mencampakkanmu tanpa bisa kau tolak
tapi tak pernah benar-benar meninggalkanmu
ia pasti akan datang
tapi mungkin saat kau tak lagi menginginkannya
saya benar-benar sedang bergairah
dan ia seperti angin barat bulan desember tempo dulu
kencang dan menggetarkan
serupa urat dan akar akan tercerabut
dan saya benar-benar sedang tak menginginkannya
saya sudah tak peduli
lalu ia datang serupa ular yang membelitmu
kau taklukkan atau kau akan dilumatnya
tak butuh waktu lama, hanya sekejap
cukup membuatmu sesak
tapi aku ingin ia pergi jauh
karena aku benar-benar sedang bergairah
hanya ingin berdua saja dengan kata-kataku..
Merenda kenangan di air terjun "benang stokel"
Di pulau ini tersimpan begitu banyak panorama yang indah. Air terjun salah satunya. Mungkin ada 3-4 air terjun di sekitar lereng pegunungan rinjani yang tersebar di hampir semua kabupaten. Kabupaten Lombok tengah kebagian air terjun "benang stokel" yang tersembunyi jauh di pedalaman batu kliang. tepatnya di hutan desa...(lupa namanya).
Seperti kebanyakan air terjun, tempat ini dikelilingi kawasan hutan yang tak lagi perawan karena sudah bercampur baur dengan perkebunan milik penduduk setempat.
"benang stokel" murni berasal dari bahasa dan ejaan sasak lombok tengah yang kurang lebih artinya segulung benang pintal. Mungkin penduduk yang pertama menemukannya seperti melihat gulungan benang kapas putih berpilin-pilin jatuh ke kolam besar itu. Da memang benar demikian, walaupun sekarang airnya tak sebening dahulu kalanya tapi sejuk dan indahnya tetap adanya.
Tak ada penjagaan khusus di tempat ini dan pegunjung juga tidak usah membayar tiket masuk karena biaya yang dikenakan hanya untuk parkir kendaraan. Cuma Rp. 2000. dan anda bisa sepuasnya menghirup udara segarnya, bisa seenak mata memandang hijau dan panorama indah di sekelilingnya.
Dari tempat parkir kita hanya berjalan tak lebih dari 10 menit saja. Di sepanjang jalan banyak penjual aneka makanan dan minuman. Jadi gak usah khawatir jika tak membawa bekal. Dan harganyapun masih terbilang normal, padahal adanya di pinggiran hutan.
Kita hanya perlu menelusuri jalan berundak hingga sampai ke tangga yang menurun yang akan menghantarkan kita ke lembah yang kita tuju. Dari kejauhan tempat ini sangat elok. Air terjun di kejauhan, anak sungai yang membentang di kelilingi pepohonan hijau besar. Air itu terjun bebas dari ketinggian kurang lebih 30 meter. Dijamin anda akan berhenti berulang kali untuk berfoto ria. Jika sudah sampai anda akan tak sabaran untuk tak buru2 melepas baju karena udara dan airnya yang sejuk dingin.
Menikmati tempat ini dengan duduk-duduk saja sambil makan dan minum atau mandi sekalian sangatlah asik. Kita tidak sendiri. Ada banyak pengunjung ke tempat ini di akhir pekan, terutama muda-mudi. Tentu sangat pas dan romantis jika kita datang dengan pasangan. Tapi tidak ada juga tidak ada apa-apa karena banyak perempuan lajang muda yang datang bergerombol bersama teman2nya bisa kita "nikmati" hehe..
Ada beberapa bangunan di tempat ini yang dibuat untuk tempat bernaung, ganti baju, tempat makan dan sholat. Namun sayang tidak terawat sama sekali. Sampah juga masih ada dimana-mana mencemari lingkungan dan mata. Padahal jika dipoles sedikit saja tempat ini akan menjadi tempat yang sangat istimewa. Mungkin tak terjangkau lagi oleh kantungku jika dibangun semacam vila dengan view yang menakjubkan.
Hari telah beranjak senja dan hujan gerimis tak berhenti pertanda kami harus mengakhiri. Saya sudah puas melihat, mengelilingi dan mandi di tempat ini. Dan juga beberapa foto yang akan saya bagi.
Seperti kebanyakan air terjun, tempat ini dikelilingi kawasan hutan yang tak lagi perawan karena sudah bercampur baur dengan perkebunan milik penduduk setempat.
"benang stokel" murni berasal dari bahasa dan ejaan sasak lombok tengah yang kurang lebih artinya segulung benang pintal. Mungkin penduduk yang pertama menemukannya seperti melihat gulungan benang kapas putih berpilin-pilin jatuh ke kolam besar itu. Da memang benar demikian, walaupun sekarang airnya tak sebening dahulu kalanya tapi sejuk dan indahnya tetap adanya.
Tak ada penjagaan khusus di tempat ini dan pegunjung juga tidak usah membayar tiket masuk karena biaya yang dikenakan hanya untuk parkir kendaraan. Cuma Rp. 2000. dan anda bisa sepuasnya menghirup udara segarnya, bisa seenak mata memandang hijau dan panorama indah di sekelilingnya.
Dari tempat parkir kita hanya berjalan tak lebih dari 10 menit saja. Di sepanjang jalan banyak penjual aneka makanan dan minuman. Jadi gak usah khawatir jika tak membawa bekal. Dan harganyapun masih terbilang normal, padahal adanya di pinggiran hutan.
Kita hanya perlu menelusuri jalan berundak hingga sampai ke tangga yang menurun yang akan menghantarkan kita ke lembah yang kita tuju. Dari kejauhan tempat ini sangat elok. Air terjun di kejauhan, anak sungai yang membentang di kelilingi pepohonan hijau besar. Air itu terjun bebas dari ketinggian kurang lebih 30 meter. Dijamin anda akan berhenti berulang kali untuk berfoto ria. Jika sudah sampai anda akan tak sabaran untuk tak buru2 melepas baju karena udara dan airnya yang sejuk dingin.
Menikmati tempat ini dengan duduk-duduk saja sambil makan dan minum atau mandi sekalian sangatlah asik. Kita tidak sendiri. Ada banyak pengunjung ke tempat ini di akhir pekan, terutama muda-mudi. Tentu sangat pas dan romantis jika kita datang dengan pasangan. Tapi tidak ada juga tidak ada apa-apa karena banyak perempuan lajang muda yang datang bergerombol bersama teman2nya bisa kita "nikmati" hehe..
Ada beberapa bangunan di tempat ini yang dibuat untuk tempat bernaung, ganti baju, tempat makan dan sholat. Namun sayang tidak terawat sama sekali. Sampah juga masih ada dimana-mana mencemari lingkungan dan mata. Padahal jika dipoles sedikit saja tempat ini akan menjadi tempat yang sangat istimewa. Mungkin tak terjangkau lagi oleh kantungku jika dibangun semacam vila dengan view yang menakjubkan.
Hari telah beranjak senja dan hujan gerimis tak berhenti pertanda kami harus mengakhiri. Saya sudah puas melihat, mengelilingi dan mandi di tempat ini. Dan juga beberapa foto yang akan saya bagi.
Labels:
air terjun,
benang stokel,
indah,
lombok,
panorama,
wisata
cerita di awal musim
Harapan akan selalu di awal musim
seperti kepakan sayap pertama saat kau terbang
seperti langkah pertama saat kau meninggalkanku
harapan yang akan selalu kau jaga dan hitung satupersatu
kepakan sayap yang akan membawamu terbang sejauh yang kau inginkan
langkah yang akan membawamu kembali menemuiku
seperti janjimu.
Dan harapan itu akan selalu ada untukmu
karena ia adalah janji yang tak terperikan
keyakinan yang sudah merasuki semua jiwaku
meski sayapmu patah dan kau jatuh
meski kaki-kakimu tak sanggup berjalan
ia akan selalu ada karena ia adalah do'a terakhir kita
karena harapan adalah keajaiban dan rahasiaNya
sungguh, jika benar kau tak sampai di ketinggian itu
jika benar kau lumpuh dan tak sanggup lagi menggapai tujuanmu
teruslah tengadahkan kepalamu
jangan biarkan hatimu ternoda umpatan lirih mengutuk diri
biarkan jiwamu yang akan membawamu pergi
karena ia adalah ketinggian itu sendiri
tujuan yang selama ini kau cari
dan disanalah dengan gundahnya aku sedang menunggumu..
ruang server, 5 jan 2011
seperti kepakan sayap pertama saat kau terbang
seperti langkah pertama saat kau meninggalkanku
harapan yang akan selalu kau jaga dan hitung satupersatu
kepakan sayap yang akan membawamu terbang sejauh yang kau inginkan
langkah yang akan membawamu kembali menemuiku
seperti janjimu.
Dan harapan itu akan selalu ada untukmu
karena ia adalah janji yang tak terperikan
keyakinan yang sudah merasuki semua jiwaku
meski sayapmu patah dan kau jatuh
meski kaki-kakimu tak sanggup berjalan
ia akan selalu ada karena ia adalah do'a terakhir kita
karena harapan adalah keajaiban dan rahasiaNya
sungguh, jika benar kau tak sampai di ketinggian itu
jika benar kau lumpuh dan tak sanggup lagi menggapai tujuanmu
teruslah tengadahkan kepalamu
jangan biarkan hatimu ternoda umpatan lirih mengutuk diri
biarkan jiwamu yang akan membawamu pergi
karena ia adalah ketinggian itu sendiri
tujuan yang selama ini kau cari
dan disanalah dengan gundahnya aku sedang menunggumu..
ruang server, 5 jan 2011
Friday, December 24, 2010
ingatan di akhir tahun..
di penghujung tahun ini
saya ingin merasakan rindu
yang sangat
pada siapapun...
mungkin juga kamu
waktu, angin, hujan yang berdesir
telah memburamkan catatan2 harian kita
yang sebagiannya hilang
dan sudah tak bisa disebut fakta
terhapus sabda tenggelam kubangan cerita lain
meski sejarah akan selalu ada
mereka bilang rindu itu tak pernah ada
meski hati yang saya bawa selalu sama!
apa kau masih belum percaya?
selamat tahun baru!
saya ingin merasakan rindu
yang sangat
pada siapapun...
mungkin juga kamu
waktu, angin, hujan yang berdesir
telah memburamkan catatan2 harian kita
yang sebagiannya hilang
dan sudah tak bisa disebut fakta
terhapus sabda tenggelam kubangan cerita lain
meski sejarah akan selalu ada
mereka bilang rindu itu tak pernah ada
meski hati yang saya bawa selalu sama!
apa kau masih belum percaya?
selamat tahun baru!
Thursday, December 23, 2010
belum ada - Rencana Tahun Baru
Sebenarnya jika kita ingin liburan dengan kedamaian dan ketenangan yang senyap maka liburan tahun baru bukanlah ide yang menarik. Lebih baik di rumah saja mengunci pintu rapat2 dan menarik selimut -karena di bulan desember cuaca biasanya dingin. Tapi bagi anda yang ingin sorak sorai, gegap gempita, hingar-bingar maka saat ini adalah waktu yang paling pas. Terlebih jika anda adalah seorang muda belia atau seseorang yang kesepian.
Tempat yang paling ramai dikunjungi tentulah Bali karena tempat ini memang tak pernah sepi, apalagi tahun baru. Pub, Cafe, Pantai adalah tempat paling nyentrik untuk dikunjungi. Ada kembang api, sebotol sampagne, wine atau cocktail, espresso atau mungkin secangkir kopi luwak akan menjadi hidangan yang pas untuk menghangatkan badan dan suasana. Di Lombok relatif sepi, walaupun tiap minggu anda akan menjumpai semua kafe dan pub penuh pengunjung. Apalagi di Tahun Baru. Bergeser ke utara sedikit anda akan menjumpai keriuhan di 3 gili (pulau kecil-pen)yang ramai dikunjungi wisatawan asing.
Sementara saya -karena belum ada rencana- akan tetap senyap di rumah. hehe..
Jika ingin merasakan alam dan bau tanah atau derak ranting atau suara rintik2 hujan di atas dedaunan maka pinggiran hutan yang diliuki sungai adalah tempat yang saya sukai. Dan saya kira sekarang adalah musim rambutan! jadi kloplah.. (tunggu liputannya)
Tempat yang paling ramai dikunjungi tentulah Bali karena tempat ini memang tak pernah sepi, apalagi tahun baru. Pub, Cafe, Pantai adalah tempat paling nyentrik untuk dikunjungi. Ada kembang api, sebotol sampagne, wine atau cocktail, espresso atau mungkin secangkir kopi luwak akan menjadi hidangan yang pas untuk menghangatkan badan dan suasana. Di Lombok relatif sepi, walaupun tiap minggu anda akan menjumpai semua kafe dan pub penuh pengunjung. Apalagi di Tahun Baru. Bergeser ke utara sedikit anda akan menjumpai keriuhan di 3 gili (pulau kecil-pen)yang ramai dikunjungi wisatawan asing.
Sementara saya -karena belum ada rencana- akan tetap senyap di rumah. hehe..
Jika ingin merasakan alam dan bau tanah atau derak ranting atau suara rintik2 hujan di atas dedaunan maka pinggiran hutan yang diliuki sungai adalah tempat yang saya sukai. Dan saya kira sekarang adalah musim rambutan! jadi kloplah.. (tunggu liputannya)
Tuesday, September 30, 2008
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H
Mohon Maaf Lahir & bathin
Sekiranya tidak berlebihan jika kita harus membuang ego kita untuk mengemis maaf
pada sesama. Bukankah tidak ada yang luput dari salah? Tapi sebenarnya yang paling
utama adalah belajar sesuatu dari kesalahan yang telah kita perbuat agar kesalahan serupa tidak terulang dan kita segera berubah ke arah yang lebih baik.
Puasa 1 bulan yang telah lewat adalah ujian agar kita menjadi lebih baik, media olah spiritual yang akan membangkitkan hal2 positif dari dalam diri kita untuk kita aplikasikan pada 11 bulan berikutnya. Kita telah belajar bagaimana berdamai dengan nafsu kita yang terus saja menggrogoti pikiran, sikap dan prilaku kita. Semakin susutnya kadar nafsu akan berbanding terbalik dengan semakin membesarnya gairah spiritualitas kita.
Akhirnya segalanya harus kita serahkan kepadaNya, karena pasrah dan ikhlas dalam menjalankan hidup ini adalah kunci terbaik untuk mendapatkan kebahagiaan. Apakah ada puncak pencapaian tertinggi dari manusia selain kebahagiaan? tidak.
Untuk mencukupkan diri ada baiknya sedikit demi sedikit kita melepaskan diri dari hal2 yang material. Itulah tujuan puasa; beranjak dari material ke immaterial. Dari kebendaan ke spiritual. Kita ikhlaskan hak2 tubuh kita "dirampas", harta kita "dibagi" adalah jalan satu2nya untuk melepaskan diri dari belenggu kebendaan. Kalo hal ini bisa kita mengerti mudah2an kita menjadi lebih ringan berbagi dengan sesama dan tidak melulu mementingkan diri sendiri. Alangkah indahnya apabila kita tidak lagi mendengar ada saudara kita yang tewas terinjak2 hanya untuk mendapatkan sedekah yang tak seberapa, tidak ada lagi tetangga kita yang terpaksa makan nasi aking, tidak ada lagi generasi yang hilang karena gizi buruk, tidak ada lagi anak putus sekolah dan ngemis di jalanan.... Sejatinya puasa harus bisa membebaskan diri kita dan mereka yang membutuhkan. wallahualam bissawab
Sekiranya tidak berlebihan jika kita harus membuang ego kita untuk mengemis maaf
pada sesama. Bukankah tidak ada yang luput dari salah? Tapi sebenarnya yang paling
utama adalah belajar sesuatu dari kesalahan yang telah kita perbuat agar kesalahan serupa tidak terulang dan kita segera berubah ke arah yang lebih baik.
Puasa 1 bulan yang telah lewat adalah ujian agar kita menjadi lebih baik, media olah spiritual yang akan membangkitkan hal2 positif dari dalam diri kita untuk kita aplikasikan pada 11 bulan berikutnya. Kita telah belajar bagaimana berdamai dengan nafsu kita yang terus saja menggrogoti pikiran, sikap dan prilaku kita. Semakin susutnya kadar nafsu akan berbanding terbalik dengan semakin membesarnya gairah spiritualitas kita.
Akhirnya segalanya harus kita serahkan kepadaNya, karena pasrah dan ikhlas dalam menjalankan hidup ini adalah kunci terbaik untuk mendapatkan kebahagiaan. Apakah ada puncak pencapaian tertinggi dari manusia selain kebahagiaan? tidak.
Untuk mencukupkan diri ada baiknya sedikit demi sedikit kita melepaskan diri dari hal2 yang material. Itulah tujuan puasa; beranjak dari material ke immaterial. Dari kebendaan ke spiritual. Kita ikhlaskan hak2 tubuh kita "dirampas", harta kita "dibagi" adalah jalan satu2nya untuk melepaskan diri dari belenggu kebendaan. Kalo hal ini bisa kita mengerti mudah2an kita menjadi lebih ringan berbagi dengan sesama dan tidak melulu mementingkan diri sendiri. Alangkah indahnya apabila kita tidak lagi mendengar ada saudara kita yang tewas terinjak2 hanya untuk mendapatkan sedekah yang tak seberapa, tidak ada lagi tetangga kita yang terpaksa makan nasi aking, tidak ada lagi generasi yang hilang karena gizi buruk, tidak ada lagi anak putus sekolah dan ngemis di jalanan.... Sejatinya puasa harus bisa membebaskan diri kita dan mereka yang membutuhkan. wallahualam bissawab
Saturday, July 26, 2008
PELATIHAN PENGENALAN SOFTWARE SIMPUS
Pelatihan pengenalan software simpus Lombok Barat untuk tahap ke-2 diadakan di STMIK Bumigora Mataram dari tanggal 20 s/d 24 Juli 2008. Pelatihan ini melibatkan 20 orang peserta dari Puskesmas dan Dikes. 8 Puskesmas pengembangan SIKDA tahun 2008 adalah Puskesmas Sedau, Lingsar, Penimbung, Meninting, Perampuan, Labuapi, Kuripan dan Jembatan Kembar.
Instruktur pelatihan berasal dari Dikes kab. Ngawi (2 orang) dan didampingi oleh tim software dari Dikesmasy Lombok Barat (5 orang).
Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan simpustronik Lombok Barat yang telah digunakan di 4 Puskesmas sebelumnya (Gerung, Kediri, Narmada dan Gunung sari). Diharapkan pada tahun akhir 2008 12 Puskesmas telah menggunakan sistem pencatatan dan pelaporan elektronik. Tahap ketiga akan dilanjutkan padatahun 2009 pada 7 Puskesmas yang tersisa.
Instruktur pelatihan berasal dari Dikes kab. Ngawi (2 orang) dan didampingi oleh tim software dari Dikesmasy Lombok Barat (5 orang).
Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan simpustronik Lombok Barat yang telah digunakan di 4 Puskesmas sebelumnya (Gerung, Kediri, Narmada dan Gunung sari). Diharapkan pada tahun akhir 2008 12 Puskesmas telah menggunakan sistem pencatatan dan pelaporan elektronik. Tahap ketiga akan dilanjutkan padatahun 2009 pada 7 Puskesmas yang tersisa.
PELATIHAN MANAJEMEN KINERJA KLINIK BAGI PERAWAT & BIDAN
Pelatihan manajemen kinerja klnik (PMKK) yang diadakan di Bapelkes Mataram dari tanggal 16 s/d 26 Juli 2008 diperuntukkan bagi perawat dan bidan di Kabupaten Lombok Barat. Untuk tahap ini pesertanya berasal dari Puskesmas Gangga, Puskesmas tanjung, Puskesmas Pemenang (Puskesmas jauh) dan Puskesmas Perampuan dan Puskesmas Narmada untuk Puskesmas dekat. Sebelumnya pernah dilakukan untuk Puskesmas Gunung Sari dan Puskesmas Kuripan.
Kenapa pelatihan ini penting dilakukan?
Kualitas pelayanan kebidanan dan keperawatan pada semua unit pelayanan kesehatan masih sangat rendah. Hal ini disebabkan karena banyak perawat dan bidan yang tidak memperhatikan kode etik profesi dan sering tidak menggunakan standar prosedur operasi (SOP) dengan benar. Lebih2 saat sekarang ini, tuntutan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas dan terjangkau semakin meningkat.
Disamping itu, perawat dan bidan juga dituntut agar dapat mengembangkan sendiri aspek2 penting dalam manajemen pelayanan kesehatan sehingga dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Perawat dan bidan harus dapat mendiagnosis sendiri apa saja yang menjadi akar masalah kesehatan masyarakat, mencari alternatif solusi, membuat rencana kerja, mengevaluasi dan membuat rencana tindak lanjut (RTL) dari masalah2 yang ditemukan.
Diluar forum2 pelatihan resmi perawat dan bidan seharusnya juga terus melakukan diskusi yang berkesinambungan untuk menggali dan menemukan solusi masalah2 yang ditemukan di lapangan. Kegiatan2 ini sebenarnya bisa juga difasilitasi oleh asosiasi profesi masing2.
Tujuan Umum
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman perawat dan bidan tentang pengembangan manajemen kinerja klinik.
Tujuan Khusus
a. Memahami kebijakan PMKK dalam pelayanan keperawatan dan kebidanan.
b. Memahami manajemen mutu pelayanan kesehatan dalam organisasi tempat mereka bekerja.
c. Menerapkan etik dan moral perawat dan bidan
d. Menerapkan prinsip pengembangan organisasi pembelajar
e. Menyusun SOP pelayanan keperawatan dan kebidanan
f. Menyusun uraian tugas
g. Menyusun indikator kinerja klinis perawat dan bidan
h. Melaksanakan Diskusi Refleksi Kasus (DRK)
i. Memahami prinsip-prinsip Bantuan Hidup Dasar (BHD)
j. Memahami Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT)
k. Melakukan monitoring dan evaluasi kinerja perawat dan bidan.
Metodologi Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari dengan mengikuti standar baku pelatihan dari Depkes RI. Pada sesi pertama diberikan materi pelatihan secara teoritis tentang hal2 yang berkenaan dengan manajemen, etika dan moral, prinsip pengembangan organisasi pembelajar dan prinsip penyusunan SAK dan SOP. Pengayaan materi akan dilanjutkan dengan terjun langsung ke Puskesmas untuk melihat secara langsung praktek manajemen keperawatan dan kebidanan di Puskesmas. Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Tanjung dan Puskesmas Perampuan dan dilakukan selama 3 hari dibawah bimbingan dari fasilitator. Setelah penyusunan SAK dan SOP rampung serta hasil evaluasi manajemen keperawatan dan kebidanan di Puskesmas setempat, peserta kembali ke Bapelkes Mataram untuk melakukan presentasi dan diskusi. Di akhir sesi diberikan materi Rencana Tindak Lanjut untuk follow up kegiatan.
Hasil Kegaiatan
Output dari kegiatan ini adalah dokumen penyusunan SAK dan SOP keperawatan dan kebidanan yang akan menjadi acuan perawat dan bidan di Puskesmas masing2.
Penutup
Akhir dari kegiatan ini membutuhkan dukungan dari Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan Masyarakat Kab. Lombok Barat untuk perbaikan manajemen keperawatan dan kebidanan. Dukungan bisa berupa kegiatan lanjutan yang difasilitasi Puskesmas maupun dukungan pembiayaan dari rencana tindak lanjut yang akan dilakukan.
Kenapa pelatihan ini penting dilakukan?
Kualitas pelayanan kebidanan dan keperawatan pada semua unit pelayanan kesehatan masih sangat rendah. Hal ini disebabkan karena banyak perawat dan bidan yang tidak memperhatikan kode etik profesi dan sering tidak menggunakan standar prosedur operasi (SOP) dengan benar. Lebih2 saat sekarang ini, tuntutan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas dan terjangkau semakin meningkat.
Disamping itu, perawat dan bidan juga dituntut agar dapat mengembangkan sendiri aspek2 penting dalam manajemen pelayanan kesehatan sehingga dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Perawat dan bidan harus dapat mendiagnosis sendiri apa saja yang menjadi akar masalah kesehatan masyarakat, mencari alternatif solusi, membuat rencana kerja, mengevaluasi dan membuat rencana tindak lanjut (RTL) dari masalah2 yang ditemukan.
Diluar forum2 pelatihan resmi perawat dan bidan seharusnya juga terus melakukan diskusi yang berkesinambungan untuk menggali dan menemukan solusi masalah2 yang ditemukan di lapangan. Kegiatan2 ini sebenarnya bisa juga difasilitasi oleh asosiasi profesi masing2.
Tujuan Umum
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman perawat dan bidan tentang pengembangan manajemen kinerja klinik.
Tujuan Khusus
a. Memahami kebijakan PMKK dalam pelayanan keperawatan dan kebidanan.
b. Memahami manajemen mutu pelayanan kesehatan dalam organisasi tempat mereka bekerja.
c. Menerapkan etik dan moral perawat dan bidan
d. Menerapkan prinsip pengembangan organisasi pembelajar
e. Menyusun SOP pelayanan keperawatan dan kebidanan
f. Menyusun uraian tugas
g. Menyusun indikator kinerja klinis perawat dan bidan
h. Melaksanakan Diskusi Refleksi Kasus (DRK)
i. Memahami prinsip-prinsip Bantuan Hidup Dasar (BHD)
j. Memahami Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT)
k. Melakukan monitoring dan evaluasi kinerja perawat dan bidan.
Metodologi Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari dengan mengikuti standar baku pelatihan dari Depkes RI. Pada sesi pertama diberikan materi pelatihan secara teoritis tentang hal2 yang berkenaan dengan manajemen, etika dan moral, prinsip pengembangan organisasi pembelajar dan prinsip penyusunan SAK dan SOP. Pengayaan materi akan dilanjutkan dengan terjun langsung ke Puskesmas untuk melihat secara langsung praktek manajemen keperawatan dan kebidanan di Puskesmas. Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Tanjung dan Puskesmas Perampuan dan dilakukan selama 3 hari dibawah bimbingan dari fasilitator. Setelah penyusunan SAK dan SOP rampung serta hasil evaluasi manajemen keperawatan dan kebidanan di Puskesmas setempat, peserta kembali ke Bapelkes Mataram untuk melakukan presentasi dan diskusi. Di akhir sesi diberikan materi Rencana Tindak Lanjut untuk follow up kegiatan.
Hasil Kegaiatan
Output dari kegiatan ini adalah dokumen penyusunan SAK dan SOP keperawatan dan kebidanan yang akan menjadi acuan perawat dan bidan di Puskesmas masing2.
Penutup
Akhir dari kegiatan ini membutuhkan dukungan dari Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan Masyarakat Kab. Lombok Barat untuk perbaikan manajemen keperawatan dan kebidanan. Dukungan bisa berupa kegiatan lanjutan yang difasilitasi Puskesmas maupun dukungan pembiayaan dari rencana tindak lanjut yang akan dilakukan.
Wednesday, July 09, 2008
Pendidikan dan Nasib saudara kita yang miskin..
Makin hari negara ini makin tak bersahabat saja bagi yang tak berpunya. Bakalan sia-sia menggantung cita2 jika untuk sekolah sampe sekolah menengahpun gak bisa. kenapa gak bisa? padahal dana BOS udah gentayangan ke sekolah2, pak wapres bilang anggaran pendidikan kita sudah sangat banyak dibanding tempo dulu. Itulah ironisnya!! Pungutan dari sekolah bukannya berkurang tapi malah terus bertambah dan orang tua yang tak mampu bakal gigit jari tidak bisa menyekolahkan anaknya. Dan ini terjadi di sekolah negeri yang katanya punyanya semua anak negeri.
Coba anda bayangkan jika anak2 tak mampu ini tak bisa mengenyam pendidikan tinggi di tengah persaingan dunia yang semakin gila. Bukannya berpikir terlalu formal, tapi adanya kesempatan belajar yang tidak sama untuk setiap anak bangsa rasa2nya kurang adil. Yang kaya akan semakin berjaya karena punya modal dan kesempatan lebih besar dan bagi anak yang papa akan terus kebagian kerak nasi. Lingkaran setan ini akan terus berulang dan GAP yang ada semakin melebar. Dan lihatlah hasilnya: ada orang yang punya kekayaan sangat berlimpah dan menguasai hampir semua sumber daya, sementara masih ada anak manusia yang mencari makan dengan mengais2 di pinggir jalan.
Lalu ini sebenarnya salah siapa? pemerintah yang tidak becus membuat sistem yang memungkinkan semua anak negeri (miskin, setengah miskin, menengah, kaya, sangat kaya) bisa mengenyam pendidikan bersama2 atau prilaku orang2 di dunia pendidikan yang tak becus mengelola uang sehingga bisa digunakan secara efektif dan efesien atau kita salahkan saja orang yang miskin papa ini karena tak becus mengurus dirinya sendiri?
Tanggung Jawab Pemerintah
adalah amanat yang sangat besar bagi siapa saja yang berminat atau sedang menikmati kekuasaannya untuk mencerdaskan kehidupan rakyat bangsanya dan mengatur agar semua kekayaan yang melimpah ini dipergunakan secara adil bagi kemakmuran bersama. Tapi kenyataannya sangat menyedihkan. Kebanyakan penguasa hanyalah orang yang dipenuhi nafsu berkuasa semata, hanya pandai dan bersungguh2 dalam merebut dan mempertahankan kekuasaannya, sebagian besar amat senang membodoh-bodohi kawulanya sendiri yang notabene dengan rendah hati dan penuh harap mendaulatnya menjadi pemimpinnya. dan mereka amat pintar membagi sebagin besar kekayaan negara untuk dirinya sendiri.
Perlu disadari bahwa potensi yang ada pada tiap2 orang sama besarnya. Yang perlu dilakukan hanyalah memberikan tempat hidup dan berkembang yang sama untuk tiap orang. Jika ini dilakukan oleh pemerintah maka masyarakat akan berkembang lebih cepat dan keadilan lebih mudah kita dapatkan. Ujung2nya pertumbuhan ekonomi yang selalu didewa2kan oleh pemerintah dengan sendirinya akan terwujud karena secara sadar manusia2 yang telah tercerahkan akan berusaha memenuhi kebutuhan ekonominya. sangat jauuuuuh berbeda halnya jika pertumbuhan ekonomi tersebut hanyalah peningkatan investasi asing ke dalam negeri, bertumbuhnya konglomerasi dan pengurasan kekayaan alam yang eksploitatif. Yang seperti ini hanya menciptakan efek samping yang tak terperikan dalam hal: kerusakan mental, kerusakan budaya, kerusakan lingkungan dan yang terakhir kerusakan genetik.
Jika ini yang terjadi, pemerintah telah gagal mengemban amanatnya, tak soal berapapun GDP suatau negara.
Dibutuhkan peran dan tanggungjawab dunia pendidikan
Semestinya, dunia pendidikan tidak boleh terkecoh dengan keadaan. Yang saya maksudkan adalah kita masih tetap bisa menjaga kualitas dengan dana yang minimal. Kalo kita mau jujur berhitung berapa persenkah dari sekian dana yang ada -baik dari BOS, pemda dan wali/orang tua murid- yang menyentuh langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan? Sudahkah dipilah antara kegiatan yang penting, kurang penting, pendukung, tidak terlalu penting dengan penggunaan anggaran yang dimiliki? Apakah sudah setimpal antara dana yang diterima dengan kualitas pendidikan yang diberikan? Seberapa efesienkah kita dalam menggunakan anggaran yang ada sehingga kita bisa meminimalisir pungutan? Apakah tidak ada cara lain sebagai pengganti untuk mengurangi pungutan pada siswa? misalnya; seingat saya dulu waktu di SD, kami punya taman yang indah dan subur berkat semangat gotong-royong antara Guru kami yang baik hati dan kreatif dengan Kami muridnya yang rela tiap hari membawa air untuk menyiramnya. Kita buat taman bersama2 dan kita merawatnya bersama2 pula dan praktis tidak mengeluarkan uang sepersenpun.
Coba bandingkan dengan model pendidikan kapitalis macam sekarang. Ada sekolah yang mengklaim sistemnya paling baik sedunia memungut biaya ratusan tiap bulan dengan menyediakan pelajaran tambahan berupa: bercocok tanam, pergi ke sungai, menangkap kodok dll kegiatan yang sebenarnya tidak perlu mengeluarkan uang.
Keprihatinan pada kaum papa
Sebenarnya, hanya satu masalah paling pelik bagi orang termiskin di dunia: males. Males berpikir, males bekerja, males menabung,dan males diajak tidak bermalas-malasan. Nyembuhinnya susaaaaah banget. Saking susahnya maka sayapun akan uraikan pada postingan berikutnya.
Coba anda bayangkan jika anak2 tak mampu ini tak bisa mengenyam pendidikan tinggi di tengah persaingan dunia yang semakin gila. Bukannya berpikir terlalu formal, tapi adanya kesempatan belajar yang tidak sama untuk setiap anak bangsa rasa2nya kurang adil. Yang kaya akan semakin berjaya karena punya modal dan kesempatan lebih besar dan bagi anak yang papa akan terus kebagian kerak nasi. Lingkaran setan ini akan terus berulang dan GAP yang ada semakin melebar. Dan lihatlah hasilnya: ada orang yang punya kekayaan sangat berlimpah dan menguasai hampir semua sumber daya, sementara masih ada anak manusia yang mencari makan dengan mengais2 di pinggir jalan.
Lalu ini sebenarnya salah siapa? pemerintah yang tidak becus membuat sistem yang memungkinkan semua anak negeri (miskin, setengah miskin, menengah, kaya, sangat kaya) bisa mengenyam pendidikan bersama2 atau prilaku orang2 di dunia pendidikan yang tak becus mengelola uang sehingga bisa digunakan secara efektif dan efesien atau kita salahkan saja orang yang miskin papa ini karena tak becus mengurus dirinya sendiri?
Tanggung Jawab Pemerintah
adalah amanat yang sangat besar bagi siapa saja yang berminat atau sedang menikmati kekuasaannya untuk mencerdaskan kehidupan rakyat bangsanya dan mengatur agar semua kekayaan yang melimpah ini dipergunakan secara adil bagi kemakmuran bersama. Tapi kenyataannya sangat menyedihkan. Kebanyakan penguasa hanyalah orang yang dipenuhi nafsu berkuasa semata, hanya pandai dan bersungguh2 dalam merebut dan mempertahankan kekuasaannya, sebagian besar amat senang membodoh-bodohi kawulanya sendiri yang notabene dengan rendah hati dan penuh harap mendaulatnya menjadi pemimpinnya. dan mereka amat pintar membagi sebagin besar kekayaan negara untuk dirinya sendiri.
Perlu disadari bahwa potensi yang ada pada tiap2 orang sama besarnya. Yang perlu dilakukan hanyalah memberikan tempat hidup dan berkembang yang sama untuk tiap orang. Jika ini dilakukan oleh pemerintah maka masyarakat akan berkembang lebih cepat dan keadilan lebih mudah kita dapatkan. Ujung2nya pertumbuhan ekonomi yang selalu didewa2kan oleh pemerintah dengan sendirinya akan terwujud karena secara sadar manusia2 yang telah tercerahkan akan berusaha memenuhi kebutuhan ekonominya. sangat jauuuuuh berbeda halnya jika pertumbuhan ekonomi tersebut hanyalah peningkatan investasi asing ke dalam negeri, bertumbuhnya konglomerasi dan pengurasan kekayaan alam yang eksploitatif. Yang seperti ini hanya menciptakan efek samping yang tak terperikan dalam hal: kerusakan mental, kerusakan budaya, kerusakan lingkungan dan yang terakhir kerusakan genetik.
Jika ini yang terjadi, pemerintah telah gagal mengemban amanatnya, tak soal berapapun GDP suatau negara.
Dibutuhkan peran dan tanggungjawab dunia pendidikan
Semestinya, dunia pendidikan tidak boleh terkecoh dengan keadaan. Yang saya maksudkan adalah kita masih tetap bisa menjaga kualitas dengan dana yang minimal. Kalo kita mau jujur berhitung berapa persenkah dari sekian dana yang ada -baik dari BOS, pemda dan wali/orang tua murid- yang menyentuh langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan? Sudahkah dipilah antara kegiatan yang penting, kurang penting, pendukung, tidak terlalu penting dengan penggunaan anggaran yang dimiliki? Apakah sudah setimpal antara dana yang diterima dengan kualitas pendidikan yang diberikan? Seberapa efesienkah kita dalam menggunakan anggaran yang ada sehingga kita bisa meminimalisir pungutan? Apakah tidak ada cara lain sebagai pengganti untuk mengurangi pungutan pada siswa? misalnya; seingat saya dulu waktu di SD, kami punya taman yang indah dan subur berkat semangat gotong-royong antara Guru kami yang baik hati dan kreatif dengan Kami muridnya yang rela tiap hari membawa air untuk menyiramnya. Kita buat taman bersama2 dan kita merawatnya bersama2 pula dan praktis tidak mengeluarkan uang sepersenpun.
Coba bandingkan dengan model pendidikan kapitalis macam sekarang. Ada sekolah yang mengklaim sistemnya paling baik sedunia memungut biaya ratusan tiap bulan dengan menyediakan pelajaran tambahan berupa: bercocok tanam, pergi ke sungai, menangkap kodok dll kegiatan yang sebenarnya tidak perlu mengeluarkan uang.
Keprihatinan pada kaum papa
Sebenarnya, hanya satu masalah paling pelik bagi orang termiskin di dunia: males. Males berpikir, males bekerja, males menabung,dan males diajak tidak bermalas-malasan. Nyembuhinnya susaaaaah banget. Saking susahnya maka sayapun akan uraikan pada postingan berikutnya.
Tuesday, July 01, 2008
Program Khusus D3 Kebidanan bagi daaerah terpencil
Pendaftaran : 2 - 21 Juni 2008
Pengumuman seleksi administrasi : 23 Juni 2008
Test Wawancara : 24 - 27 Juni 2008
Test Tertulis : 9 Juli 2008
Pengumuman seleksi administrasi : 23 Juni 2008
Test Wawancara : 24 - 27 Juni 2008
Test Tertulis : 9 Juli 2008
Wednesday, May 21, 2008
AND AT THE LAST MOMENT in ATENEO...
Finally, we finished the course. Tired but we was very excited. Could we go home now mama Cecil? he... Of course my son. My wife, my officemates are waiting for me. Don't worry, we have so many things to share. This is my unforgetable journey because it's the first time i met friends from different coutries, talk everyday in different language. But, it was so amazing. Nothing happen, but truly expereiences.
In the very first time i met with pinoy, He said "Mabuhay... you just look like philipinos.." Oh.. Really? It was very nice. it's not about similiarship, it's about friendship. I think pinois are really humble and nice person.
Now, we have to leave all of this kind of belonging senses. We felt like stayed at our own homes. We shared togeteher. We ate on the same table. White, red, yellow, pink and purple flowers came and gone.. The Committee were very concerned about what we need. We just wrote it down and tomorrow would be there on the table.. They such like a santa. Serving all with heart...
Now i am here sitting alone in the corner. Remembering all of you guys. You are all in my heart. We have to give support to anothers. We have obligation to finish "the unfinisehed work". We have to work together because nobody can do it alone. it will be useless. If you believe in it, please KEEP IN TOUCH...
Subscribe to:
Posts (Atom)






